Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Tujuan akhir dari di buatnya sebuah perusahaan adalah Profit (Laba). Profit sendiri sebenarnya merupakan selisih positif dari Pendapatan dikurangi Biaya. Profit inilah yang mendorong seorang Business Owner (Pemilik) mempertahankan Perusahaannya. Sangat tidak di terima oleh akal sehat, apabila ada seorang Pemilik yang tidak peduli apakah perusahaannya meraih Laba (Profit) atau Rugi (Loss).

Seorang Pemilik secara alami akan mengupayakan segala kemampuannya agar perusahaan senantiasa meraih Profit. Dan seorang Pemilik sudah seharusnya memiliki kepedulian terhadap hal-hal yang berpengaruh kepada tujuan akhir perusahaan tersebut.

Namun, seringkali dalam prakteknya Pemilik kurang menyadari bahkan melakukan hal-hal yang berlawanan dengan itu. Salah satunya adalah tidak mencatat aktivitas keuangan perusahaan. Uang masuk dan keluar tidak memiliki di catat dengan baik. Sehingga pemilik tidak mengetahui berapa sebenarnya keuntungan perusahaan. Kebanyakan Pemilik beranggapan bahwa pembukuan belum perlu dilakukan karena perusahaannya baru mulai beroperasi. 

Mulailah Pembukuan Sekarang Juga

Dengan tidak adanya pencatatan, pemilik tidak akan memiliki informasi berapa dana yang sudah disetor ke perusahaan. Seringkali terjadi, perusahaan dapat berjalan meskipun minus karena Pemilik masih terus mensubsidi dengan uang pribadinya. Atau sebaliknya, dimana Pemilik terus mengambil Uang perusahaan untuk kepentingan pribadinya tanpa mencatat, sehingga kegiatan perusahaan akan terganggu.

Pembukuan Sederhana

Untuk Anda yang baru memulai Bisnis, secara sederhana pembukuan perusahaan dapat di mulai dengan menggunakan 3 (tiga) buah buku. Buku Pertama di gunakan untuk mencatat pendapatan (pemasukan) perusahaan, buku Kedua di gunakan untuk mencatat biaya (pengeluaran). Sementara Buku Ketiga digunakan sebagai Buku Pembantu yang digunakan sebagai gabungan dari buku ke satu dan kedua.

Buku ke satu dan kedua ini dapat di buat berupa kolom yang umumnya terdiri dari : Nomor urut -Tanggal - Subjek - Keterangan - Jumlah (Nominal) - Saldo

Metode ini juga di gunakan oleh Anda yang tidak faham Akuntansi dan belum memiliki staff pembukuan.

Pembukuan Yang Lebih Lengkap

Apabila bisnis Anda sudah berjalan baik, maka sebaiknya Anda meningkatkan metode Pembukuan Anda ke cara yang lebih lengkap. Metode ini memerlukan beberapa Buku yang di pakai untuk mencatat, diantaranya : buku Kas / Bank Masuk, Buku Kas / Bank Keluar, Buku Pembantu Hutang dan Piutang, Buku Besar, Neraca Saldo

Metode ini nantinya akan menghasilkan laporan Keuangan baik berupa Neraca, Rugi Laba maupun Arus Kas yang akan membantu Pemilik dalam menilai kinerja perusahaan.

Namun, metode ini memerlukan pemahaman Akuntansi yang cukup baik. Selain itu cara manual ini untuk menghasilkan Laporan Keuangan membutuhkan waktu yang lama, karena perlu memindahkan satu persatu transaksi yang ada di Buku Kas / Bank ke Buku Besar. Dengan cara manual ini terjadinya kesalahan saat melakukan pemindahan juga sangat besar.

Pakai Excell atau Spreadsheet

Selain Cara manual, Anda dapat menggunakan Excell atau Spreadsheet untuk Pembukuan Bisnis Anda. Namun cara ini memerlukan pengetahuan yang lebih tinggi di banding cara manual. Terutama dalam hal pemahaman rumus-rumus atau Function dalam Excell tersebut. 

Cara inipun membutuhkan waktu khusus dan orang yang khusus. Karena perlu pemahaman tentang rumus dan function menyebabkan tidak semua orang mampu mengerjakannya. Selain itu dengan cara ini, laporan keuangan tidak langsung dapat di peroleh. Peluang terjadinya kesalahan ataupun kekeliruan juga sangat besar yang dianataranya disebabkan ada rumus atau fungsi yang terhapus atau tanpa sengaja tertukar.

Pakai Software Akuntansi

Cara terakhir yang bukan saja sangat menghemat waktu, meminimalisir kesalahan namun juga telah menyediakan laporan yang sangat lengkap.

Masalah Harga Software?

Saat ini tersedia berbagai macam Software Akuntansi di pasaran yang harganya mulai dari belasan ribu sampai Jutaan Rupiah. Anda tinggal pilih yang sesuai dengan Budget perusahaan Anda.

Pastikan Ada Support dan Training

Mengingat Data Keuangan merupakan hal yang sangat Important dan Urgent bagi perusahaan, pastikan Software yang Anda pilih memiliki Support (After Sales Service) serta terdapat Training untuk membantu Anda memahami penggunaan Software tersebut.

Selain itu pastikan ada kemudahan dalam meng-upgrade Software Akuntansi tersebut seiring peningkatan aktivitas perusahaan.

Untuk mengetahui Panduan memilih Software yang Tepat bagi Bisnis Anda, silahkan klik : http://pusatsoftwareterbaik.blogspot.com/2010/03/panduan-memilih-software-akuntansi.html

Untuk itu, Mulailah Pembukuan Untuk Bisnis Anda Sekarang Juga.

Klik Judul Artikel untuk Baca Selengkapnya....

3 Tahap Sukses Bicara Di Depan Klien

Diposting oleh Admin | 18.37 | | 0 komentar »

Setiap hari Anda berbicara dengan orang – terkadang efektif, terkadang tidak. Tapi pada saat membicarakan bisnis, Anda tidak bisa untuk tidak mendengarkan orang lain. Jika Anda ingin klien mendengarkan apa yang Anda katakan, Anda harus tahu bagaimana mengatakannya dengan cara yang paling efektif dan positif. Dalam keadaan tertentu – seperti dalam bisnis – atau lainnya – motivasi seseorang adalah, "Apa untungnya buatku?" Artinya apapun yang Anda katakan harus bisa menjawab pertanyaan pendengar Anda.

Jika Anda sudah siap menyampaikan apa yang akan disampaikan dan didengar, teruskan membaca bagaimana menumbuhkan minat klien untuk kepentingan Anda dan berbicara sehingga mereka mendengarkan.

1. Persiapan

Penjualan atau presentasi yang baik selalu diawali jauh sebelum klien tiba. Apapun yang Anda jual, tidak seorangpun yang akan membelinya jika Anda tidak tahu produk Anda. Persiapan adalah kunci: Anda harus tahu apa yang Anda bicarakan jika Anda ingin orang lain mendengarkan. Tentu saja, jenis persiapan yang bagaimana akan tergantung pada sifat bahan yang akan Anda sampaikan, tapi ingatlah dibuthkan kerja keras yang akan membuat klien memperhatikan kemudian.

Saat mempersiapkan pertemuan atau presentasi, luangkan waktu sebelumnya untuk memeriksa semua material yang akan Anda bicarakan. Anda harus menguasai topik, dan memiliki banyak contoh penggunaan yang spesifik. Ini juga akan membantu Anda untuk memikirkan diawal, pertanyaan-pertanyaan yang mungkin diajukan klien. Mengantisipasi kebutuhan mereka akan membantu Anda untuk menjawab permintaan dengan cepat dan efektif.

2. Presentasi

Kemudian, apapun yang Anda sampaikan, bagaimana Anda mempresentasikan semuanya dan bagaimana klien akan mendengarkannya. Siapapun yang memiliki persiapan bisa berbicara selama berjam-jam-tapi bagian dari perencanaan Anda haruslah bagaimana menyampaikan material yang diberikan dengan cara yang terbaik. Putuskan sebelum Anda memulai jenis contoh yang akan digunakan, atau jika ada cara yang bisa Anda kembangkan dalam presentasi dengan menggunakan alat audio – visual, gambar, atau ilustrasi.
Untuk presentasi yang besar, Anda bisa mempraktekannya di depan cermin atau didepan teman untuk memastikan Anda menyampaikan apa yang menjadi inti pembicaraan. Agar sehari-hari lebih efektif dengan klien Anda, pikirkan apa yang Anda katakan sebagai presentasi "mini". Mulai dengan menguji pidato Anda dengan kata-kata kecil seperti "um" dan "ah" yang akan melemahkan efek apa yang akan Anda katakan- Anda akan takjub dengan banyaknya orang yang akan mendengarkan.

Serta, luangkan waktu untuk memastikan Anda mempresentasikannya dengan baik: berpakaian rapi, tepat waktu, dan sopan. Ingatlah presentasi Anda bukanlah apa yang Anda katakan- Anda adalah satu paket, dan bagaimana Anda membawakan diri Anda harus mencerminkan hal itu.

3. Hasrat

Terakhir, kunci berbicara dengan klien sehinga klien mendengarkan adalah dengan menunjukkan hasrat Anda. Jika Anda memiliki hasrat terhadap sesuatu, maka akan terlihat dari cara bicara, membawa diri, bahkan dari raut muka Anda. Tidak ada persiapan atau ketrampilan presentasi yang bisa menutupi kurangnya hasrat atas topik atau proposal yang Anda miliki. Pembicara yang paling efektif adalah mereka yang menggabungkan ketiga hal tersebut sehingga bisa membuat orang lain duduk dan mendengarkan. Triknya adalah dengan menemukan kesimbangan personal Anda dan mengutamakan apa yang menjadi hasrat Anda.

Lalu, bagaimana jika Anda tidak berkenan dengan material yang akan Anda sampaikan? Kami semua melakukan pekerjaan yang tidak kita sukai untuk satu dan lain hal, tapi Anda menemukan cara yang antusias dan enerjik untuk melakukan apa yang Anda kerjakan dengan menghargai sisi lainnya. Dengan memiliki hasrat terhadap sesuatu bisa berarti menggeser sudut pandang Anda. Coba selalu melihat hal-hal dari sisi klien, untuk memahami apa yang Anda lakukan bisa menguntungkan mereka. Mereka akan mendengarkan apa yang Anda katakan jika Anda membuatnya vital dan penting bagi mereka – disanalah letak hasrat Anda.
Ingatlah bahwa pembicara yang baik juga pendengar yang baik, dan luangkan waktu untuk mendengarkan dengan seksama saat klien berbicara. Berhati-hati dalam menjaga minat klien dan Anda akan membuat orang lain mendengarkan apa yang Anda katakan.

Persiapan, presentasi, dan hasrat – tiga konsep sederhana yang digunakan dengan benar bisa menjadikan Anda pembicara hebat. Prinsip ini diterapkan di dalam kehidupan privat dan publik, dan jika Anda melihat orang lain yang sukses dalam kehidupan Anda, Anda akan melihat tindakan yang mereka lakukan. Jika Anda mempersiapkan diri sebelumnya dan meluangkan waktu untuk membawakan diri beserta materi dengan baik, hasrat Anda akan nampak,dan itulah saatnya orang akan mendengarkan.

Oleh: Robert Moment adalah penulis ‘It Only Takes a Moment to Score’.
Sumber:www.businessknowhow.com

Diterjemahkan oleh: Iin
Sumber : pengusaha muslim

Klik Judul Artikel untuk Baca Selengkapnya....

Ketika Anda fokus pada pertumbuhan bisnis Anda, apakah Anda mempertimbangkan relevansi pentingnya bisnis Anda ditangkap? Komunikasi dan citra yang Anda hadirkan, baik secara personal dan bisnis, menciptakan kesan pertama Anda, dan sayangnya, terkadang kesan terakhir Anda juga. Studi mengenai manusia menunjukkan bahwa kebanyakan orang membuat keputusan dalam 30 detik pertama sampai dua menit. Kita sudah sering mendengar “Anda hanya punya satu kesempatan untuk membuat kesan pertama."

Meski Anda mungkin punya ketrampilan dan kualifikasi yang tanpa cela untuk memberikan jasa atau menjual produk, Anda tidak boleh melupakan "kesan pertama" jika Anda tidak memberikan perhatian yang serius pada citra profesional Anda. Mungkin Anda tidak hanya memotong diri Anda di awal penjualan, tapi juga bisnis yang berulang dan referral. Tujuan personal dan bisnis Anda adalah untuk menghindari gangguan negatif untuk memindahkan bagian lain diluar dan fokus di dalam, sehingga perhatiannya ada pada Anda, bisnis, dan apa yang harus Anda katakan. Anda ingin diperhatikan, diakui dan memiliki pengaruh yang positif pada orang lain.

Sementara opini akan menawarkan relevansi terhadap pentingnya aspek citra yang berbeda, tergantung pada jenis bisnis dan produk Anda, dimana Anda dan bisnis membuatnya sukses. Jika Anda gagal menampilkan citra yang profesional, sukses, dan cerdas, mengapa prospek Anda harus berharap mendapatkan sesuatu yang berbeda dari produk atau jasa Anda? Suka atau tidak, penyajian personal dan bisnis bisa membedakan kemampuan, kredibilitas dan sukses kebanyakan. Jika Anda lalai dengan detail, Anda akan kehilanggan bisnis yang signifikan.
  1. Berpenampilan untuk sukses - jika Anda nampak seperti profesional, Anda akan diterima dan dinilai sebagai seorang profesional dan memberikan kepercayaan diri. Sederhana dan profesional serta hindari berdandan yang berlebihan yang mungkin bisa menganggu.
  2. Penampilan telepon – Apa persepsi orang yang menelpon Anda? Bagaimana Anda menjawab telepon? Beberapa studi menunjukkan bahwa prosentase paling tinggi terhadap bentuk opini seseorang mengenai Anda, saat berbicara melalui telepon, di dasarkan dari suara kita. Hanya sebagian kecil yang menganggap didasarkan dari kata-kata yang kita gunakan. Pastikan sapaan awal Anda profesional. Akan lebih baik, jika telepon Anda dijawab oleh orang yang profesional di bidangnya dengan nada suara yang positif dan bersemangat. Jika si penelpon menyukai apa yang mereka dengar, maka bisnis Anda akan dianggap sebagai berpengatahuan dan percaya diri.
  3. Pesan suara - Saat meninggalkan pesan untuk seseorang, tinggalkan pesan yang lengkap termasuk nama dan nomor telepon Anda. Katakan dengan singkat dan informatif sehingga mereka bisa meresponnya tanpa terlebih dahulu berbicara dengan Anda, tapi jangan menyimpang. Bicara dengan pelan dan ulangi nomor Anda diakhir pesan sehingga pesan tidak tidak diulang untuk mendapatkan nomor Anda.
  4. Logo – Logo yang baik penting sebagai nilai branding dan pengakuan. Logo yang bersih, sederhana dan unik biasanya cara terbaik untuk kelangsungan dan kesuksesan perusahaan. Sebuah logo harus mencerminkan kepribadian perusahaan. Ini bukan sesuatu yang harus Anda kerjakan sendirian. Seorang desainer profesional akan memastikan desain logo Anda mencerminkan kepribadian perusahaan, tanpa meninggalkan kesan yang rapi dan profesional.
  5. Jaminan pemasaran – kinerja adalah realitas dalam marketing dan harus nampak seprofesional Anda. Seluruh bahan Anda harus mengikuti prinsip dasar desain, nampak rapi dan sederhana, memiliki rasa yang bermerk, dan menggunakan gambar yang profesional. Merupakan ide yang bagus untuk menunjuk seseorang yang bertanggung jawab untuk hal tersebut, sehingga branding dan citra Anda menjadi konsisten.
  6. Website – performa website Anda menentukan mood dan kesiapan pengunjung untuk mendengarkannya. Ini akan menentukan citra Anda sebagai pemain dalam industri Anda. Harus sederhana dan elegan serta menuntun pengunjung untuk langsung menemukan informasi yang penting. Ini adalah investasi yang berharga untuk menyewa seorang profesional untuk memastikan Anda tidak salah menangani pengunjung, atau terjadinya resiko teknik. Bisa jadi website Anda adalah satu-satunya kesan yang didapatkan pengunjung tentang siapa diri Anda.
  7. Alamat bisnis – Tidak ada yang bisa menambahkan kredibilitas website yang lebih baik dibandingkan dengan menunjukkan alamat fisik bisnis di halaman kontak atau di bagian bawah (page footer). Alamat bisnis secara fisik vs alamat rumah atau kotak pos adalah penting bagi persepsi pengunjung untuk menentukan apakah mereka percaya bisnis Anda bisa diandalkan. Sebagai tambahan, Anda harus memiliki tempat pertemuan privat yang profesional dan menghindari pertemuan di kedai kopi dan restoran.
  8. Alamat Email – Luangkan waktu untuk mengamankan nama domain dan alamat email. Menggunakan alamat generik seperti @yahoo.com, @gmail.com, dsb tidak memberikan kesan bisnis yang profesional. Orang akan mengira Anda sulit dihubungi, bisnis yang hanya sementara waktu saja atau secara teknis tidak canggih.
  9. Komunikasi tertulis - Transparansi dokumen profesional atau respon memberikan pembukaan terbaik bagi perusahaan. Kesalahan yang luput dan tercetak atau dipublikasikan secara online menunjukkan bukan hanya penulisnya saja yang buruk, tapi seluruh organisasi atau publikasinya juga. Saat ditemukan kesalahan dalam dokumen, pembaca cenderung tidak mempercayai semuanya, termasuk statistik, opini, dan fakta. Pastikan Anda mengecek fakta, membaca ulang, memeriksa ejaan dan mencari pembaca yang obyektif untuk memeriksa pekerjaan Anda sebelum diterbitkan.
  10. Etika ber-email – Seperti kebanyakan aturan koresponden bisnis, pastikan Anda menggunakan tata bahasa dan tanda baca yang tepat. Hindari penggunaan singkatan dan simbol seperti smiley faces; mereka tidak dinilai sebagai profesional dalam komunikasi bisnis. Jangan pernah menulis email saat Anda meras kesal; gunakan aturan "sleep on it" sehingga Anda tidak perlu menuliskan sesuatu yang Anda sesali kemudian.
Citra awal Anda mempengaruhi apakah seseorang akan kembali atau tidak, merupakan hal yang penting untuk segera berbisnis dan terjadi pengulangan pembelian, serta referal; Ini memang bisa ditambahkan. Komunikasikan citra yang ingin Anda proyeksikan pada karyawan dan dorong secara teratur.Bisnis Anda akan berubah ke dalam gambaran kesuksesan, kredibilitas, dan profesionalisme; sebuah perusahaan dimana orang lain ingin berbisnis dengan Anda.

Oleh: Gayle Smith adalah Executive Director Corporate Office Centers (http://www.corporat eofficecenters. com),

Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim. com

Klik Judul Artikel untuk Baca Selengkapnya....

Tips Memilih Software Akuntansi yang Tepat Untuk Bisnis Anda


Software akuntansi yang baik merupakan aset bagi usaha Anda, karena bisa menghemat waktu dan uang. Karena itu, Anda harus bisa mendapatkan software akuntansi yang tepat bagi bisnis Anda. Jika Anda membeli software yang salah, Anda akan menghabiskan lebih banyak uang dan waktu dimasa datang hanya untuk mendapatkan yang tepat.


Jadi, bagaimana melakukan risetnya? Mencari online dan kunjungi forum dan blog untuk membaca review mengenai software yang berbeda. Lihat apa yang tengah dibicarakan dan cek sendiri software yang Anda maksud. Review sangat bagus untuk membantu Anda membuat keputusan, karena Anda bisa membaca pendapat orang lain mengenai software tersebut. Dengan mengikuti forum dan blog, Anda akan familiar dengan berbagai jenis software akuntansi dan langkah selanjutnya adalah menentukan mana yang Anda butuhkan.

Saat ini, Anda bisa menemukan berbagai software akuntansi. Jadi, mana yang tepat untuk Anda? Untuk memilih software akuntansi yang tepat, ada beberapa pertanyaan yang harus Anda jawab; Berapa banyak transaksi dalam sehari? Berapa jumlah karyawan Anda? Berapa jumlah piutangnya? Apa saja pendapatan dan pengeluaran bulanan? Pertanyaan-pertanya an ini akan membantu Anda memutuskan software mana yang terbaik untuk bisnis Anda.

Langkah selanjutnya adalah Anda harus tahu jenis support yang ditawarkan penyedia software. Apakah mereka menawarkan online support atau hanya tutorial online? Support sangat penting karena Anda tidak ingin membuang terlalu banyak waktu untuk memahami software tersebut.

Kemudian, Anda harus menentukan jenis fitur apa yang dibutuhkan. Anda tidak harus memiliki semua fitur, tergantung kebutuhan usaha Anda. Software dengan fitur yang sangat lengkap lebih mahal dan jika Anda tidak membutuhkan fitur tambahan, jangan beli.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah apakah software bisa diupgrade dimasa datang. Saat bisnis berkembang, begitu juga dengan software Anda. Jadi cek ke supplier software apakah mereka bisa mengupgrade sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membeli yang baru.

Normalnya, jika ukuran bisnis Anda kurang dari 10 dengan model bisnis B2B, cukup menggunakan software basic. Sebaliknya, jika Anda menjalankan website e-commerce dengan ribuan transaksi setiap harinya, Anda memerlukan software yang lengkap.

Oleh: Cheow Yu Yu
Diterjemahkan oleh: Iin - Tim Pengusahamuslim. com


Klik Judul Artikel untuk Baca Selengkapnya....

Sejumlah perusahaan yang sedang berkembang ragu-ragu untuk membeli dan mengimplementasikan software akuntansi baru karena mereka khawatir jika harus mempelajarinya secara keseluruhan agar bisa menggunakan dengan efektif. Mereka sering merasa pemahaman prinsip akuntansi mereka tidak cukup baik digunakan untuk bisa menjalankan software dengan baik.

Asumsi ini tidak seluruhnya benar. Tentu dengan memahami prinsip akuntansi akan sangat membantu dalam menggunakan software.

Bisnis apapun, baik usaha kecil atau besar bisa mendapatkan keuntungan dalam menerapkan sistem software akuntansi ini, terlepas dari pemahaman user atas prinsip akuntansi.

Tentu saja, seorang akuntan memiliki pemahaman yang mendalam atas apa yang dilakukan oleh software serta laporan yang dihasilkan. Namun penggunaan sesungguhnya dan input data tidak membutuhkan latar belakang akuntansi yang spesifik.

Kebanyakan software akuntansi akan melakukan pekerjaan inti dimana Anda membutuhkan pelatihan khusus akuntansi, maka akan lebih aman mengatakan jika pengetahuan akuntansi tidak diperlukan untuk mulai menggunakan software akuntansi.

Tidak berarti perusahaan asal menggunakan software akuntansi - tentu mereka harus tahu dasar –dasarnya  agar mereka bisa menggunakan software tersebut.

Klik Judul Artikel untuk Baca Selengkapnya....

Panduan Memilih Software Akuntansi

Diposting oleh Admin | 00.59 | | 0 komentar »


Memilih software akuntansi yang salah bisa menjadi bencana. Anda bisa kehilangan pekerjaan atau bisnis hanya karena membuat pilihan yang salah – yang sebelumnya seringkali terjadi. Tepatnya dimana Anda mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk membuat keputusan yang tepat? Ada pameran perdagangan, seminar, dan artikel majalah yang mengulas tentang memilih software akuntansi, tapi mereka hanya menceritakan sisi baiknya saja. Pembuat software akuntansi di konferensi atau pameran serupa juga memberikan brosur yang menarik dan menunjukkan pada Anda apa yang mereka tawarkan, tapi sebenarnya adalah hampir tidak mungkin untuk menceritakan apa yang hilang dan apa yang salah dengan produk. “Value-Added Resellers (VARs)” Reseller dengan nilai tambah – akan datang ke kantor anda untuk mendemokan produk, tapi mereka biasanya tidak menunjukkan poin negatif atau kelemahannya.

Klik Judul Artikel untuk Baca Selengkapnya....